Jumat, 24 Februari 2017

Jersey dan spandex

Bahan kain jersey dan spandex merupakan dua diantara bahan kain yang biasa digunakan oleh para produsen busana untuk membuat busana muslimah. Hal ini karena kedua bahan ini mempunyai karakteristik yang banyak disukai oleh para muslimah, dan sangat cocok untuk membuat model busana muslimah casual dan santai, namun tidak menutup kemungkinan juga untuk penggunaan seragam formal dengan tambahan aksesoris atau model tertentu. Dengan banyaknya model busana muslimah seperti baju gamis yang menggunakan bahan jersey dan spandex ini tentunya kita harus bisa membedakannya saat akan membeli busana tersebut. Sebab walaupun dilihat secara sepintas terdapat kemiripan diantara keduanya, namun jika kita perhatikan dengan teliti maka akan terdapat perbedaan yang nantinya akan berpengaruh kepada karakteristik, harga, dan kenyamanan dalam pemakaiannya. Selain itu nanti juga berpengaruh terhadap penampilan Sahabat. Oleh karena itu, Sahabat harus mengetahui perbedaan antara bahan kain jersey dan spandex sehingga tidak akan tertipu saat akan membeli busana muslim di butik atau toko busana muslim. Kalau misalkan membelinya lewat toko online yang tentunya kita tidak bisa melihat produknya secara langsung, Sahabat dapat membaca keterangan pada produk busananya atau menanyakannya langsung kepada penjualnya. Baik sekarang saatnya untuk membahas perbedaan antara kedua bahan tersebut. Inilah perbedaan bahan kain jersey dan spandex: 1.Bahan Jersey Bahan kain jersey ini sangat terkenal antara tahun 2013 sampai dengan 2015, dan pamornya sudah mulai menyusut sekarang, namun masih tetap banyak muslimah yang menggunakan busana muslim dari bahan jersey ini. bahan kain jersey dan spandex Contoh bahan kain jersey Kain jersey sendiri adalah kain dari jenis tekstil rajutan dan terbuat dari katun full atau bisa juga katun dengan campuran sintetis. Bahan jersey merupakan kain cotton strech, dengan permukaan yang halus, lebih tebal dari spandek rayon dan tidak berbulu. Beberapa penggunaan umum untuk kain jersey yaitu t-shirt dan selimut musim dingin. Kain hangat, fleksibel, elastis, dan sangat isolasi, menjadikannya pilihan populer untuk lapisan dikenakan paling dekat dengan tubuh. Untuk busana muslimah juga banyak yang menggunakan jenis bahan jersey ini, namun dengan grade yang bagus dan karekteristik yang lebih tebal dari jenis jersey biasanya. Bahan Jersey banyak digunakan orang karena sifat jatuhnya enak, terlihat bagus melekat di lekuk tubuh dan sangat nyaman digunakan. Bahan kain jersey biasanya digunakan pada seragam sepak bola dan juga seragam olahraga lainnya. Namun sekarang ini banyak desainer muslim yang menggunakannya untuk membuat busana muslim seperti baju gamis syar’i, rok atau bawahan, baju atasan,dan juga jilbab instan. Jadi untuk Sahabat yang menyukai busana dengan bahan jersey ini, sebaiknya Sahabat pilih bahan jersey yang bahannya agak berat dan lebih tebal. Sedangkan untuk menghindari kesan pakaian yang melekat dan membentuk lekuk tubuh, pilihlah satu ukuran lebih besar. Selain tidak memperlihatkan lekuk tubuh, Sahabat akan terlihat lebih anggun dan syar’i. Anda juga bisa membaca postingan sebelumnya jika ingin mengetahui lebih lengkap pembahasan tentang bahan jersey dan jenisnya yang harus Anda ketahui. 2.Bahan Spandex Hampir sama seperti bahan jersey, bahan spandex juga merupakan salah satu alternative sebagai bahan busana muslimah yang banyak dijual di pasaran, dengan berbagai model dan ukuran serta motif. Namun, apa sih sebenarnya bahan spandex itu? Pengertian dari kain spandex adalah jenis serat sintetis yang tidak bisa berdiri sendiri untuk dijadikan bahan atau kain, tetapi harus digabungkan dengan serat lain agar bisa dibuat kain. Pencampurannya bisa dengan serat sintetis lain seperti poliester maupun dengan serat alam seperti katun. Spandex (Lycra) biasanya dipadukan dengan bahan pakaian lainya, karena kandungannya hanya beberapa persen saja, sehingga sebenarnya adalah suatu hal yang tidak benar bila menyebut suatu nama bahan sebagai bahan spandex. Yang ada adalah benang spandex yang biasa digunakan misalnya untuk bagian atas kaos kaki, atau benang elastis untuk membuat aksesori gelang. Namun karena sudah menjadi hal yang biasa maka tidak mengapa jika banyak yang menyebutnya sebagai bahan atau kain spandex. Contoh bahan spandex Contoh bahan spandex Sifat dari bahan spandex ini adalah tidak terlalu tebal, ringan dan elastis sehingga mengikuti bentuk tubuh. Oleh karena itu banyak yang menggunakannya untuk busana senam atau seragam olahraga. Selain itu ada yang menggunakannya sebagai busana muslimah seperti gamis dan juga jilbab instan. Perbedaan Bahan Kain Jersey Dengan Spandex Perbedaan dari bahan kain jersey dan spandex akan mudah terlihat saat kita melihatnya dan juga memegangnya secara langsung. Secara umum ada beberapa perbedaan pada kedua jenis bahan kain ini yaitu: a. Kain jersey lebih tebal dibandingkan dengan bahan spandex, oleh karena itu banyak yang menggunakan bahan jersey sebagai bahan busana muslimah seperti baju gamis, rok atau bawahan, dan juga jilbab instan. Sedangkan untuk bahan spandex banyak yang menggunakannya untuk bahan jilbab instan. b. Bahan kain spandex lebih ringan dibandingkan bahan kain jersey. Hal ini menjadikan bahan spandex lebih banyak yang menggunakannya untuk jilbab instan terutama yang banyak dipakai oleh jilbabers, sedangkan bagi muslimah yang biasa menggunakan baju gamis dan jilbab jumbo akan lebih memilih bahan jersey. c. Bahan kain jersey sifatnya jatuh karena lebih berat, sedangkan bahan spandex yang ringan akan mengikuti bentuk tubuh dan elastis. Bagi para jilbabers yang lebih menyukai kenyamanan (bahan yang ringan) maka akan memilih bahan spandex, sedangkan busana-busana muslim syar’i yang panjang lebih banyak menggunakan bahan jersey. d. Bahan jersey relatif lebih mahal dibandingkan bahan spandex. Oleh karena itu busana muslimah yang dibuat dari bahan jersey harganya jauh diatas busana muslimah yang dibuat dari bahan spandex. Demikianlah beberapa perbedaan antara bahan kain jersey dan spandex, sehingga Sahabat dapat mengetahuinya dengan baik, dan tidak mudah tertipu dengan penjual busana muslim yang menyamakan antara bahan jersey dengan spandex. Semoga bermanfaat. Sumber : berbagai sumber medsos

Kamis, 09 Februari 2017

Manfaat kulit pisang

Untuk beberapa orang yg tidak paham faedah dari kulit pisang biasanya hanya dibu4ng di tempat sampah, dan ujung-ujungnya hanya jadikan pakan ternak. Walaupun sebenarnya tahu tidak sahabat, kenyataannya faedah kulit pisang untuk kesehatan dan kecantikan begitu banyak. Kulit Pisang memiliki kandung4n vitamin, mineral dan serat yang tinggi, selain itu juga mempunyai kandung4n k4rbohidrat, miner4l, lem4k dan pr0tein. Kulit pisang juga memiliki karakter anti j4mur dan menghasilkan 4ntibiotik. Bahkan kulit pisang juga memiliki zat pemutih alami yang banyak digunakan untuk tr3atment alami untuk persoalan kulit. kulit-pisang Untuk lebih jelasnya, berikut ini faedah kulit pisang untuk kesehatan dan kecantikan : Masker Muka Alami Zat pemutih alami dan anti-oksid4n yang ada pada kulit pisang dapat membantu muka tampak bersih dan tampak bercahaya. Penggunaan Kulit pisang sebagai masker muka ini langkahnya cukup mudah, cukup g0sokkan kulit pisang di wajah agar serat-serat kulit pisang m3nempel di muka. Kemudian biarkanlah selama semalam penuh, baru pada pagi hari bilas dengan air hangat. Mengobati Jerawat Kulit pisang banyak t3rkandung anti-oksid4n yang berarti bisa menjadikan alternatif untuk mengobati jerawat. Penggunaannya cukup mudah, yaitu g0sokkan kulit pisang pada malam hari lewat cara teratur di wajah yang berjerawat. Memutihkan Gigi Zat pemutih dan mineral tinggi yang ada pada kulit pisang dapat membantu memutihkan gigi. G0sokkan sisi dalam kulit pisang pada gigi seperti waktu teman dekat mengg0sok-g0sok gigi. Lakukan hal sejenis itu lewat cara teratur jadi Sahabat bisa m3rasakan gigi tampak terlihat lebih putih. Mengatasi Irit4si Kulit dan R4sa G4tal Seperti yang telah diterangkan di atas kulit pisang membuahkan zat anti j4mur dan 4ntibiotik sampai kulit pisang begitu c0cok untuk mengatasi irit4si dan rasa g4tal pada kulit. Langkahnya cukup t3mpelkan sisi dalam kulit pisang dibagian yang terasa g4tal dan yang alami irit4si, tetap diamkan selama semalam. Bukan hanya itu saja faedah kulit pisang untuk kulit kita, karena dapat pula untuk membantu mengobati luka dan m3nyamarkan bekas luka. Dengan tahu besarnya manfaat kulit pisang ini sudah pasti buat Sahabat tidak bakal m3mbuangnya dengan cara asal-asalan. Karena daripada dibu4ng mending kita ambil manfaat kulit pisang ini

Hitungan pernikahan weton jowo

sebelumnya saya telah share info tentang mengetahui nasib manusia berdasarkan hari weton kelahiran. Pada kesempatan kali ini saya akan share informasi tentang Hitungan Hitungan Perjodohan Pernikahan Berdasarkan Weton Jawa. Nah langsung saja mari kita sibak rahasia perjodohan dam hitungan versi jawa; Nama hari = Neptu ( nilai ) 1. Ahad = 5 2. Senen = 4 3. Selasa = 3 4. Rabu = 7 5. Kamis = 8 6. Jum’at = 6 7. Sabtu = 9 Nama Pasaran Neptu (nilai ) 1. Legi = 5 2. Paing = 9 3. Pon = 7 4. Wage = 4 5. Kliwon = 8 Neptu hari atau pasaran kelahiran untuk perkawinan Hari dan pasaran dari kelahiran dua calon temanten yaitu anak perempuan dan anak lelaki masing-masing dijumlahkan dahulu, kemudian masing masing dibuang (dikurangi) sembilan. Misalnya : Kelahiran anak perempuan adalah hari Jumat (neptu 6) wage (neptu 4) jumlah 10, dibuang 9 sisa 1 Sedangkan kelahiran anak laki-laki ahad (neptu 5) legi (neptu 5) jumlah 10 dikurangi 9 sisa 1. Menurut perhitungan dan berdasarkan sisa diatas maka perhitungan seperti dibawah ini: Apabila sisa: 1 dan 4 : banyak celakanya 1 dan 5 :bisa 1 dan 6 : jauh sandang pangannya 1 dan 7 : banyak musuh 1 dan 8 : sengsara 1 dan 9 : menjadi perlindungan 2 dan 2 : selamat, banyak rejekinya 2 dan 3 : salah seorang cepat wafat 2 dan 4 : banyak godanya 2 dan 5 : banyak celakanya 2 dan 6 : cepat kaya 2 dan 7 : anaknya banyak yang mati 2 dan 8 : dekat rejekinya 2 dan 9 : banyak rejekinya 3 dan 3 : melarat 3 dan 4 : banyak celakanya 3 dan 5 : cepat berpisah 3 dan 6 : mandapat kebahagiaan 3 dan 7 : banyak celakanya 3 dan 8 : salah seorang cepat wafat 3 dan 9 : banyak rejeki 4 dan 4 : sering sakit 4 dan 5 : banyak godanya 4 dan 6 : banyak rejekinya 4 dan 7 : melarat 4 dan 8 : banyak halangannya 4 dan 9 : salah seorang kalah 5 dan 5 : tulus kebahagiaannya 5 dan 6 : dekat rejekinya 5 dan 7 : tulus sandang pangannya 5 dan 8 : banyak bahayanya 5 dan 9 : dekat sandang pangannya 6 dan 6 : besar celakanya 6 dan 7 : rukun 6 dan 8 : banyak musuh 6 dan 9 : sengsara 7 dan 7 : dihukum oleh istrinya 7 dan 8 : celaka karena diri sendiri 7 dan 9 : tulus perkawinannya 8 dan 8 : dikasihi orang 8 dan 9 : banyak celakanya 9 dan 9 : liar rejekinya Neptu hari dan pasaran dari kelahiran calon mempelai laki-laki dan perempuan, ditambah neptu pasaran hari perkawinan dan tanggal (bulan Jawa) semuanya dijumlahkan kemudian dikurangi/ dibuang masing tiga, apabila masih sisa : 1 = berarti tidak baik, lekas berpisah hidup atau mati 2 = berarti baik, hidup rukun, sentosa dan dihormati 3 = berarti tidak baik, rumah tangganya hancur berantakan dan kedua-duanya bisa mati. Neptu hari dan pasaran dari kelahiran calon mempelai laki-laki dan perempuan, dijumlah kemudian dikurangi / dibuang empat-empat apabila sisanya : 1 = Getho, jarang anaknya, 2 = Gembi, banyak anak, 3 = Sri banyak rejeki, 4 = Punggel, salah satu akan mati Hari kelahiran mempelai laki-laki dan mempelai wanita, apabila : Ahad dan Ahad, sering sakit Ahad dan Senin, banyak sakit Ahad dan Selasa, miskin Ahad dan Rebo, selamat Ahad dan Kamis, cekcok Ahad dan Jumat, selama Ahad dan Sabtu, miskin Senen dan Senen, tidak baik Senen dan Selasa, selamat Senen dan Rebo, anaknya perempuan Senen dan Kamis, disayangi Senen dan Jumat, selamat Senen dan Sabtu, direstui Selasa dan Selasa, tidak baik Selasa dan Rebo, kaya Selasa dan Kamis, kaya Selasa dan Jumat, bercerai Selasa dan Sabtu, sering sakit Rebo dan Rebo, tidak baik Rebo dan Kamis, selamat Rebo dan Jumat, selamat Rebo dan Sabtu, baik Kamis dan Kamis, selamat Kamis dan Jumat, selamat Kamis dan Sabtu, celaka Jumat dan Jumat, miskin Jumat dan Sabtu celaka Sabtu dan Sabtu, tidak baik Memilih Saat Ijab, Ijab kabul yang unik Dalam perkawinan Dra. Pharmasi Endang Ontorini Udaya dengan Sutrisno Sukro di Sala, ayah penggantin putri Bpk. Samsuharya Udaya telah memilih saat ijab kabul secara unik, yaitu pada malam Ahad Legi (27 Mei 73) jam 2.30 pagi. Ketetapan itu didasarkan saat lahirnya temanten putri. Segala waktunya berjalan baik, lancar dan selamat. Mungkin hal tersebut suatu ajaran : kalau tidak memakai perhitungan, pakailah hari kelahiran untuk hal-hal yang penting pindah rumah dsb. Hari yang membawa kelahirannya selamat, demikian pulalah untuk hal lain-lain dalam hidupnya. HARI-HARI UNTUK MANTU DAN IJAB PENGANTIN (baik buruknya bulan untuk mantu): 1. Bulan Jw. Suro : Bertengkar dan menemui kerusakan (jangan dipakai) 2. Bulan Jw. Sapar : kekurangan, banyak hutang (boleh dipakai) 3. Bulan Jw Mulud : lemah, mati salah seorang (jangan dipakai) 4. Bulan jw. Bakdamulud : diomongkan jelek (boleh dipakai) 5. Bulan Jw. Bakdajumadilawal : sering kehilangan, banyak musuh (boleh dipakai) 6. Bulan Jw. Jumadilakhir : kaya akan mas dan perak 7. Bulan Rejeb : banyak kawan selamat 8. Bulan Jw. Ruwah : selamat 9. Bulan puasa : banyak bencananya (jangan dipakai) 10. Bulan Jw. Syawal : sedikit rejekinya, banyak hutang (boleh dipakai) 11. Bulan Jw. Dulkaidah : kekurangan, sakit-sakitan, bertengkar dengan teman (jangan dipakai) 12. Bulan Jw. Besar : senang dan selamat BULAN TANPA ANGGARA KASIH Hari anggara kasih adalah selasa kliwon, disebut hari angker sebab hari itu adalah permulaan masa wuku. Menurut adat Jawa malamnya (senin malam menghadap) anggara kasih orang bersemedi, mengumpulkna kekuatan batin untuk kesaktian dan kejayaan. Siang harinya (selasa kliwon) memelihara, membersihkan pusaka wesi aji, empu mulai membikin keris dalam majemur wayang. Bulan – bulan anggoro kasih tidak digunakan untuk mati, hajat-hajat lainnya dan apa saja yang diangggap penting. Adapun bulan-bulan tanpa anggara kasih adalah: 1. dalam tahun Alib bulan 2 : Jumadilakhir dan besar 2. dalam tahun ehe bulanl 2 dan : jumadilakhir 3. dalam tahun jimawal bulan 2 : Suro dan rejeb 4. dalam tahun Je bulan 2 : Sapar 5. dalam tahun Dal bulan 2 : yaitu sapar dan puasa 6. dalam tahun Be bulan 2 : mulud dan syawan 7. dalam tahun wawu bulan 2 : Bakdomulud/syawal 8. dalam tahuin Jimakir bulan 2 : Jumadilawal dan Dulkaidkah SAAT TATAL Saat tatal dibawah ini untuk memilih waktu yang baik untuk mantu juga untuk pindah rumah, berpergian jauh dan memulai apa saja yang dianggap penting. Kerentuan saat itu jatuh pada pasaran (tidak pada harinya ) : 1. pasaran legi : mulai jam 06.00 nasehet.mulai jam 08.24 Rejeki : mulai jam 25.36 rejeki mulai dri jam 10 48 selamat, mulai jam 13.12 pangkalan atau (halangan) mulai jam 15.36 pacak wesi 2. pasaran pahing : mulai jam 06.00 rejeki, jam 08.24 selamat, jam 10.48 pangkalan, jam 13.12 pacak wesi, jam 15.36 nasehat. 3. pasaran pon : mulai jam 06.00 selamat, jam 08.24 pangkalan, jam 10.48 pacak wesi, jam 13.12 nasehat, jam 15.36 rejeki 4. pasaran wage mulai jam 06.00 pangkalan, jam 08.24 pacak wesi, jam 13.12 nasehat jam 15.36 selamat. 5. pasaran kliwon, mulai jam 06.00 pacak wesi, jam 08.24 nasehat, jam 10.48 rejeki, jam 13-12 selamat jam 13.36 pangkalan. HARI PASARAN UNTUK PERKAWINAN Neptu dan hari pasaran dijumlah kemudian dikurangi/dibuang enam-enam apabila tersisa: 1 jatuh, mati, (tidak baik) asalnya bumi 2 jatuh, jodoh (baik) asalnya jodoh dengan langit 3 jatuh , selamat atau baik asalnya barat 4 jatuh, cerai atau tidak baik asalnya timur 5 jatuh, prihatin (tidak baik) asalnya selatan 6 jatuh, mati besan (tidak baik) asalnya utara Dalam berdagang orang jawa mempunyai petungan (prediksi) khusus untuk mencapai sukses atau mendapatkan angsar (pengaruh nasib) yang baik, sehingga menjadikan rezekinya mudah. Diantaranya petungan tersebut sebagai berikut : Dalam “kitab primbon” (pustaka kejawen) terdapat berbagai cara dan keyakinan turun-temurun yang harus dilakukan orang yang akan melakukan kegiatan usaha perdagangan. Untuk memulai suatu usaha perdagangan orang jawa perlu memilih hari baik, diyakini bahwa berawal dari hari baik perjalanan usahapun akan membuahkan hasil maksimal, terhindar dari kegagalan. Menurut pakar ilmu kejawen abdi dalem Karaton Kasunanan Surakarta, Ki KRM TB Djoko MP Hamidjoyo BA bahwa berdasarkan realita supranatural, menyiasati kegagalan manusia dalam usaha perlu diperhatikan. Prediksi menurut primbon perlu diperhatikan meski tidak sepenuhnya diyakini. Menurut Kitab Tafsir Jawi, dina pitu pasaran lima masing-masing hari dan pasaran karakter baik. Jika hari dan pasaran tersebut menyatu, tidak secara otomatis menghasilkan karakter baik. Demikian juga dengan bulan suku, mangsa, tahun dan windu, masing-masing memiliki karakter baik kalau bertepatan dengan hari atau pasaran tertentu. Golek dina becik (mencari hari yang baik) untuk memulai usaha dagang pada hakekatnya adalah mencari perpaduan hari, pasaran, tahun, windu dan mangsa yang menghasilkan penyatuan karakter baik. Misalnya pada hari rebo legi mangsa kasanga tahun jimakir windu adi merupakan penyatuan anasir waktu yang menghasilkan karakter baik.